Pemain Sepak Bola Keturunan Tionghua di Persebaya

Agen Bola – Etnis Tionghua mempunyai peran penting dalam memberikan sumbangsih untuk memberkuat sepak bola di Surabaya. Sebelum negara kita ini merdeka, mereka mendirikan POR Gymnastiek en Sportvereeniging Tionghoa Surabaya tahun 1908.

POR Gymnastiek en Sportvereeniging ini merupakan perkumpulan komunitas olahraga yang berisikan atlet anggar dan senam. Pada tahun 1914,  POR Suryanaga berdiri sebagai tempat para Tionghoa untuk berolahraga, salah satunya sepak bola. Mereka memakai lapangan sepak bola yang sekarang telah masuk dalam area Stasiun Pasar Turi. Menurut dosen sejarah Universitas Negeria Surabaya Rojil Nugroho Bayu Aji, mulanya Suryanaga didirikan sebagai sarana untuk berkumpulnya orang Tionghoa. “Sepak bola dianggap sebagai olahraga yang dapat membentuk karakter,”Kata Rojil Nugroho Bayu Aji.

Pada mulanya, anggota Suryanaga tidak tau sama sekali tentang cara bermain permainan sepak bola ini, tapi setelah 5 tahun tempat ini berdiri tepatnya tahun 1919, Suryanaga sudah diakui sebagai bagian dari Soerabajasche Voetbal Bond (SVB). Yang menjadi jembatan hingga masuk di club internal Persebaya.

“Di era kolonial, mereka masuk sebagai anggota SVB yang turun dalam kompetisi. Setelah kemerdekaan, mereka menjadi bagian klub internal Persebaya. Makanya, dulu sejak era 1950-an sampai 1960-an, banyak sekali pemain Tionghoa,” terang Rojil.

“Regenerasi pemain yang mereka lakukan memberi kontribusi untuk menjadi pemain Timnas Indonesia. Sayangnya, pada 1965, kiprah Tionhoa dalam sepak bola mulai meredup akibat kebijakan Orde Baru,” kata penulis buku Tionghoa Surabaya dalam Sepak Bola itu.

KEBIJAKAN ORDE BARU

Dibawah kepemimpinan Soeharto pada orde baru , beliau banyak melakukan  hal represif terhadap etnis Tionghoa. Akibatnya tidak banyak jumlah etnis Tionghoa yang mau menjadi pemain sepak bola profesional. Mereka tidak lagi bebas mengekspresikan kesenangannya pada sepak bola dengan menjadi pemain. Akhirnya, ada dua cabor yang dipilih sebagai opsi, bulutangkis atau basket.

Jejak Tionghua pada klub Persebaya sebenarnya masih terlihat. Klub berjulukan Bajul Ijo tersebut  terdapat pemain bola Tionghua bernama Sasana Bhakti, dalam sejarahnya terdapat dia klub internal Persebaya yang menjadi wadah etnis Tionghua.  Pertama ada Suryanaga yang mayoritas Tionghoa totok. Kedua, ada Sakti (singkatan Sasana Bhakti) yang berisikan orang Tionghoa campuran.

Demikianlah artikel kami hari ini. Atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih. Bagi teman-teman yang belum bergbung bersama kami, silahkan datang dan kunjungi website kami (disini)

Agen judi online terpercaya BUANABET

 

BACA JUGA :

KHASIAT VITAMIN C UNTUK AYAM BANGKOK KESAYANGAN